Tampilkan postingan dengan label Fitness Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fitness Program. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 April 2016

Pentingnya Ilmu Anatomi dan Fisiologi

Halo sobat bugar, sebagian dari kalian pasti sudah pernah mendengar tentang ilmu anatomi dan fisiologi. Seringkali kedua ilmu tersebut kita temukan di bidang kesehatan. Namun hanya sebagian kecil saja dari sobat yang mengetahui peran penting kedua ilmu tersebut di dunia olahraga. Bahkan banyak para praktisi olahraga kita yang kurang memperhatikan kedua ilmu ini, sehingga menimbulkan kesalahan dalam melakukan latihan ataupun salah dalam penanganan ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Apa sih ilmu Anatomi itu?
Anatomi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang susunan dan bagian-bagian struktur tubuh makhluk hidup. Terbagi menjadi 3, yaitu anatomi manusia, hewan dan tumbuhan.
Sobat disini hanya difokuskan untuk mempelajari anatomi tubuh manusia. Iya, tubuh manusia yaitu tubuh kita sendiri. Kita sudah banyak belajar macam-macam ilmu, masa tubuh kita sendiri tidak kita pelajari.

Masih bingung? atau semakin bingung?
Gini deh sob, intinya yang perlu kita ketahui adalah tulang dan otot yang ada dalam tubuh kita yang setiap hari kita gunakan untuk berjalan, duduk, mengetik, serta aktifitas harian lainnya. Disini bocah tidak akan membahas terlalu dalam, tetapi lebih kepada pengenalan tulang-tulang dan otot-otot besar di dalam tubuh sobat. Semoga mudah dipahami, minimal sobat memiliki gambaran bentuk serta fungsi tulang dan otot dalam tubuh kita.


TULANG/ BONE

Gambar diatas sudah sangat jelas memberikan kepada kita gambaran tentang bentuk, fungsi serta cara kerja tulang dalam tubuh kita. Terdapat 206 tulang dalam tubuh sobat yang kaku dan sangat kuat. Sangat beruntung kita diberikan sendi-sendi dalam tubuh yang berjumlah 68 sendi. Sehingga tulang-tulang kita dapat digerakkan sesuai kebutuhan gerak dalam aktifitas sehari-hari.

OTOT/ MUSCLE

Jika diibaratkan seperti sepeda motor, tulang adalah kerangkanya dan otot adalah mesinnya. Ya, fungsi otot dalam tubuh sobat adalah sebagai mesin penggerak. Setiap ada pergerakan pada tubuh sobat, artinya ada otot yang bekerja disana. Otot-otot besar yang paling mudah kita ketahui adalah otot kaki, otot punggung, otot dada, dan otot bahu. Adapun otot kecil yang masih mudah kita pahami adalah otot perut, lengan (biceps & triceps), dan otot betis. Sedikit lebih detail mari kita perhatikan gambar di bawah ini:
http://i0.wp.com/kinerjaaktif.com/wp-content/uploads/2015/10/anatomi-2.jpg
Kalo sobat bingung, abaikan saja nama-namanya yang sangat asing. Minimal sobat tau letak dan bentuk otot-otot sobat seperti apa. Gambar diatas menunjukkan otot-otot rangka dalam tubuh sobat, terdapat lebih dari 600 otot yang semuanya penting dan sering kita gunakan dalam aktifitas sehari-hari. Luar biasa kan sobat?

Sampai disini sobat telah memiliki gambaran dasar tentang ilmu anatomi. Jika sobat ingin menguasai dasarnya, sobat bisa pelototin lagi kedua gambar diatas lebih detail. Lebih bagus lagi jika mau menghafal nama-namanya sobat.
Untuk pemaparan dasar anatomi kita selesaikan disini, selanjutnya kita akan membahas tentang fisiologi. 

Lalu apa ilmu Fisiologi itu?
Fisiologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang berlangsungnya sistem kehidupan. Jika bocah kaitkan dengan pembahasan kita sebelumnya, maka fisiologi disini mempelajari tentang sistem gerak tubuh kita, baik gerakan tulang maupun otot. Dari ilmu ini sobat bisa tahu gerakan apa saja yang dapat dilakukan oleh masing-masing sendi pada tubuh kita dan kelompok otot apa saja yang bekerja ketika kita melakukan sebuah gerakan.

Setelah kita tahu tulang-tulang dan otot apa saja yang ada dalam tubuh kita, selanjutnya kita perlu tahu tulang dan otot apa saja yang berperan dalam satu gerakan yang kita lakukan serta gerakan seperti apa yang bisa dilakukan pada bagian-bagian gerak tersebut.

Bocah akan memberikan satu gerakan yang menjadi sample agar sobat lebih memahami hakikat fisiologi disini. Sobat mengambil gerakan squat/ bending/ apapun istilahnya yang sobat tahu, yang jelas gambar gerakannya seperti ini
http://www.bettershapefitness.com.au/images/blog/body%20weight%20squat%20illistration.jpg  

Kita coba bahas satu sendi terlebih dahulu, disini bocah pilih sendi lutut. Pada gerakan diatas, sendi lutut berperan untuk pergerakan dari berdiri ke jongkok, dan sebaliknya. Tanpa ada sendi lutut tentu kaki kita tidak dapat menekuk dan melakukan gerakan tersebut. Sendi lutut menjadi penghubung antara tulang paha (femur) dengan tulang kering (tibia&fibula).

Otot yang bekerja pada gerakan tersebut adalah otot paha depan (quadriceps) dan paha belakang (hamstring). Otot penggerak utamanya adalah otot paha depan (quadriceps) yang berkontraksi ketika mengangkat tubuh kita dari posisi jongkok ke posisi berdiri.

Lalu apa pentingnya ilmu Anatomi & Fisiologi?
Setelah penjelasan singkat serta contoh yang telah bocah berikan, tentu sobat telah memiliki gambaran kasar seperti apa bentuk tubuh sobat dan bagaimana cara kerja tubuh kita. Dari pengetahuan tersebut, kita dapat mengetahui batasan-batasan yang mampu tubuh kita lakukan. Sehingga sobat dapat lebih efektif dan efisien dalam setiap gerakan aktifitas ataupun dalam melakukan sebuah latihan.

Demikian penjelasan singkat yang dapat bocah paparkan. Penjelasan lebih detail akan kita bahas lagi dalam artikel-artikel selanjutnya. Pertanyaan, koreksi, maupun sanggahan dapat sobat sampaikan di kolom komentar. Sampai ketemu di pembahasan selanjutnya ya sobat! 

Kamis, 31 Maret 2016

Olahraga untuk Membentuk Tubuh Langsing Pasca Melahirkan

Olahraga untuk Membentuk Tubuh Langsing Pasca Melahirkan

after-birth-diet
Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para wanita adalah, “Bagaimana cara menurunkan berat badan setelah melahirkan?”. Nah, berikut ini ada panduan olahraga yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin memangkas timbunan lemak pasca melahirkan. Bahkan olahraga ini juga dapat Anda lakukan di rumah!

Lemak yang ‘nyangkut’ setelah melahirkan adalah momok yang menghantui sebagian besar ibu muda setelah mengandung selama 9 bulan dan mengalami kenaikan berat badan 10 – 20 kg bahkan lebih. Karena keterbatasan waktu dan tenaga, maka olahraga di gym yang cukup menguras waktu dari waktu perjalanan, latihan hingga pulang maka banyak ibu muda yang mengabaikan urusan latihan ini.
Untuk hal seperti ini, diperlukan suatu pola latihan yang sederhana dan singkat namun memberikan Afterburn Effect, suatu efek meningkatkan metabolism tubuh sehingga proses pembakaran lemak terjadi terus menerus selama 36 – 48 jam ke depan.
Manfaat olahraga bagi ibu-ibu muda yang baru melahirkan setelah melewati masa pemulihan adalah:
  • mengaktifkan kembali metabolisme tubuh
  • membakar kalori tubuh
  • membentuk tubuh agar lebih kencang
  • menurunkan berat badan hingga berat ideal
  • menurunkan risiko osteoporosis dan tersumbatnya aliran darah
  • menurunkan risiko kolesterol dan tekanan darah tinggi
  • menurunkan risiko terkena serangan jantung serta menunda penuaan dini
Sedangkan beberapa mitos seputar latihan dan diet yang perlu Anda ketahui antara lain:
  1. Latihan perut akan hilangkan lemak di perut
    Latihan perut akan menguatkan otot perut dan memperbaiki postur Anda. Namun apakah latihan perut akan menghilangkan lemak di sekitar perut? Jawabannya tidak bisa!
    Anda tidak bisa memilih area mana yang ingin Anda kurangi. Cara untuk membakar lemak adalah gabungkan olahraga latihan beban dengan kardio serta atur pola makan Anda. Kombinasi ini akan mengurangi kadar lemak tubuh Anda sehingga otot perut bisa lebih tampak.
  2. Apabila Anda membentuk otot lalu berhenti latihan, otot tersebut akan berubah menjadi lemak
    Latihan membangun jaringan otot dan mengurangi jaringan lemak. Otot dan lemak adalah jaringan yang berbeda dan tidak bisa saling berubah satu sama lain. Biasanya yang sering terjadi saat berhenti latihan adalah nafsu makan yang tidak terkontrol menyebabkan asupan kalori meningkat dengan pembakaran kalori yang minimal.
  3. Makan banyak akan membuat saya gemuk
    Makan banyak kue atau permen pasti akan membuat Anda gemuk. Begitu juga makan banyak beras merah, ayam ataupun pisang. Tidak ada satupun jenis makanan yang bisa disebut aman tidak menimbulkan lemak di badan. Yang perlu Anda pahami di sini adalah setiap makanan mengandung kalori dan ada yang mengandung nutrisi lainnya. Apabila Anda kelebihan makan di saat tubuh Anda tidak membutuhkan makanan, maka akan disimpan sebagai lemak. Para model, atlit bodycontest ataupun binaraga seringkali makan 5-6x sehari dengan porsi lebih kecil untuk meningkatkan metabolism agar tubuhnya senantiasa membakar kalori, selain itu untuk menjaga ototnya.
  4. Saya tidak boleh makan setelah jam 9 malam
    Beberapa orang berpikir tubuh berhenti membakar kalori pada malam hari, anggapan ini salah. Tidak penting kapan Anda makan, namun lebih penting apa dan berapa banyak makanan yang Anda konsumsi seharian. Jika Anda makan lebih dari kalori yang tubuh Anda butuhkan, berat Anda jelas akan naik.
  5. Cewek jangan latihan beban
    Terpengaruh oleh gambar-gambar cewek kekar, kebanyakan cewek takut latihan beban akan membuat tubuh mereka macho dan maskulin. Mereka ingin menurunkan berat badan, bukan meningkatkan massa otot. Yang pasti, latihan beban jelas akan memberikan benefit bagi Anda. Latihan beban tidak hanya membuat tubuh Anda lebih langsing dan kencang, namun juga meningkatkan BMR (jumlah kalori terbakar saat Anda tidak beraktivitas) dan melindungi Anda dari risiko osteoporosis. Semakin rajin dan giat cewek berlatih, secara genetik akan menjadi semakin feminim, sedangkan cowok akan menjadi macho. Selain itu, perbedaan jumlah hormon testosteron cewek yang jauh lebih rendah dari cowok membuat cewek akan tetap feminim, bukan macho dan maskulin.
Konsep latihan yang diperlukan adalah latihan yang intens, singkat dan membawa efek Afterburn. Jenis latihan Bodyworkout dikombinasikan dengan Circuit Training akan cocok untuk tujuan ini. Latihan ini hanya memerlukan di bawah 10 menit dan bisa dilakukan di rumah tanpa perlu menyediakan alat apa pun. Latihan ini juga hanya perlu dilakukan seminggu 3 kali karena tubuh setelah lama tidak berolahraga pasti perlu waktu pemulihan yang lebih lama dari yang aktif berolahraga, jadi bisa dilakukan Senin-Rabu-Jumat atau Selasa-Kamis-Sabtu, sesuaikan dengan jadwal Anda.
Hasil yang diharapkan dari latihan ini adalah Anda akan merasa lebih ringan dan kencang serta sehat secara fisik maupun mental. Gabungkan latihan ini dengan pengaturan pola makan rendah kalori dan suplementasi Ultra Ripped Fast Acting Formula, pembakar lemak untuk membantu memangkas timbunan lemak di tubuh Anda.

Berikut contoh program latihannya:
Week 1 & 2
Set
Durasi
Squat 3 20 Detik
Mountain Climber 3 20 Detik
Butt Kick 3 20 Detik
Low Plank 3 20 Detik
Jumping Jack 3 20 Detik

Week 3 & 4
Set
Durasi
Lunges 3 20 Detik
Donkey Kick 3 20 Detik
Mummy Kick 3 20 Detik
Side Plank 3 20 Detik
Jumping Jack 3 20 Detik
NB: Rest per set kurang lebih 30 detik
NB: Lakukan 3 kali seminggu

Merancang Program Fitness Yang Efektif

Merancang Program Fitness Yang Efektif




Setiap pria pastinya ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal, otot bicep yang besar, perut six pack dan tentu saja otot kaki yang seimbang. Masalahnya, tidak semua pria mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Bagi Anda yang ingin memulai berlatih di gym ada beberapa aturan dasar yang wajib Anda ketahui sebelumnya.
Pasalnya kebanyakan pemula tidak tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mendapatkan hasil dari latihan mereka. Selain menyianyiakan waktu Anda, program latihan yang tidak tepat hanya akan membuat Anda semakin frustasi. Berikut malezones berikan aturan-aturan yang dapat Anda ikuti jika Anda ingin membuat program latihan Anda sendiri yang sesuai dengan dengan tujuan atau target latihan Anda.

1. Tentukan Tujuan Latihan Anda

Pertama Anda harus mengetahui betul apa yang Anda inginkan? Membakar lemak, membangun otot, melatih daya tahan, meningkatkan stamia atau tujuan-tujuan lainnya yang Anda inginkan.
Hal terpenting lainnya pastikan program Anda dapat membantu Anda mewujudkan tujuan Anda. Mungkin hal ini terlihat simpel, tetapi kenyataanya banyak orang melakukan jenis latihan yang tidak sesuai dengan target yang ingin mereka capai. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuang 9 kg lemak dari tubuh Anda maka hindari latihan body building yang hanya melatih beberapa bagian otot secara khusus saja. Latihan tersebut tentu saja tidak akan banyak membantu membakar lemak tubuh Anda. Lebih baik Anda melakukan latihan full-body circuits dengan intensitas tinggi untuk 'melelehkan' lapisan lemak diseluruh tubuh Anda secara sekaligus.

2. Kenali Kondisi & Kemampuan Fisik Anda

Apakah Anda seorang pemula? Atlet semi-profesional? Apakah Anda pernah mengalami cedera? Jika Anda sudah mengenal kondisi dan kemampuan fisik yang dimiliki dari sana Anda bisa menentukan fokus target mana yang ingin Anda capai. Jika Anda seorang pemula maka fokuslah untuk memulai basic aerobic conditioning dan strength exercise, sebab dua hal tersebut merupakan esensi darsar dari target-target Anda selanjutnya. Pilihlah simple full-body exercise sebagai teknik awal fondasi dari program-program Anda selanjutnya.
Hindari penggunaan alat-alat yang terlalu rumit seperti plyometrics. Alat-alat tersebut belum berguna bagi para pemula. Jika Anda termasuk ke dalam higher-level atlet, Anda dapat fokus ke dalam beberapa target seperti daya tahan dari lapisan otot Tipe-II atau latihan lanjutan untuk keperluan-keperluan tertentu.
Terakhir, tidak kalah penting perhatikan cedera yang sedang atau pernah Anda alami. Apakah Anda merasakan rasa sakit di bahu Anda, pinggang, siku, lutut dan bagian-bagian tubuh lainnya? Pilihlah tingkat intensitas dan gerakan yang sesuai dan jangan pernah memaksakan latihan jika Anda merasakan sakit di bagian-bagian tertentu.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki masalah di lutut, maka hindari jenis latihan yang banyak memaksa pergerakan lutut seperti box jumps. Jika Anda merasakan cedera di bagian lutut maka lakukanlah latihan seperti hip thrust dan deadlifts, latihan tersebut hanya menggunakan sedikit pergerakan pada bagian lutut.

3. Jumlah Reps

Tidak bisa dipungkiri repetisi memiliki peran yang sangat pening dalam menentukan sukses atau tidaknya program latihan Anda. Repetisi menentukan semuanya mulai dari kekuatan otot hingga massa otot yang akan Anda dapatkan.
Berikut panduan umum seberapa banyak repetisi ideal dalam program latihan Anda:

  • 1-3 reps: Maximal Strength
  • 4-6 reps: Strength
  • 8-12 reps: Size Gains (Hypertrophy)
  • 15+ reps: Endurance

Ingat jumlah repetisi Anda harus sejalan dengan target yang ingin Anda capai.

4. Pola Pergerakan Latihan Anda

Berikut beberapa jenis latihan yang harus dimiliki dalam program latihan Anda:

  • Squat
  • Goblet
  • Squat
  • Front Squat
  • Hip-hinge
  • Dead lift
  • Single-Leg Romanian
  • Deadlift Horizontal
  • Push Pushups 
  • Bench Press Horizontal
  • Pull Inverted Row 
  • 3pt Row 
  • Vertical Push 
  • Overhead Press 
  • Jerk 
  • Vertical Pull  
  • Pullups 
  • Lat Pulldowns 
  • Lunge Reverse
  • Lunges 
  • Walking Lunges 

Jika rutinitas Anda sudah mengakomodir semua gerakan-gerakan di atas maka program latihan Anda sudah sangat baik.

4. Lakukan Latihan Terpenting Terlebih Dahulu

Selalu prioritaskan latihan yang melibatkan seluruh otot dan membutuhkan kekuatan dan fokus ekstra di awal latihan. Latihan-latihan seperti heavy squats, deadlifts dan power moves membutuhkan banyak energi, konsentrasi dan tenaga untuk melakukannya. jika Anda melakukannya di akhir latihan maka hasil yang didapatkan pun akan jauh dari maksimal bahkan berisiko cedera.
Setelah melakukan latihan berat, lanjutkan dengan latihan yang menargetkan lebih dari satu otot di saat yang bersamaan seperti overhead presses, bench presses, rows, pullups dan glute-ham raises.
Kemudian tutuplah latihan Anda dengan gerakan-gerakan yang hanya fokus pada otot-otot individual (bisep, calves, dents).

5. Atur Kembali Program Anda

Anda tidak dapat melakukan latihan yang sama seumur hidup Anda. Suatu saat, Anda akan menemui titik jenuh sehingga membutuhkan sesuatu yang berbeda untuk melanjutkan perkembangan tubuh Anda. Ada juga saat di mana Anda harus memompa intensitas latihan Anda ,di lain waktu Anda harus mengurangi intensitas Anda untuk memberikan diri Anda waktu untuk beristirahat.
Setiap empat sampai enam minggu cek kembali program latihan Anda dan lihat apa yang harus diganti dari program tersebut. Jika Anda merasa semakin kuat dan fit, tambahkan volume dan intensitas lathian Anda. Jika  Anda mengalami penurunan lemak tambahkan latihan conditionign ke dalam program Anda.